Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Thursday, April 5, 2012

Rekreasi di Komplek Pemakaman

Rasanya memang aneh, membaca judul tulisan ini, tetapi itulah yang ditawarkan oleh komplek pemakaman elit San Diego Hills di Karawang. Beberapa fasilitas rekreasi keluarga tersedia di komplek pemakaman, mulai restoran, kolam renang, trek sepeda & joging, mini market, dll. Fasilitas tersebut berada di sekitar area La Collina Restaurant (latlong S6.36043 E107.26171) dan untuk arena yang berbayar tiketnya bisa dibeli di kasir restoran tersebut.

Trek khusus untuk jogging dan bersepeda ada di belakang restoran. Sudah disiapkan sepeda lengkap dengan helm yang diparkir di dekat pintu masuk restoran , bisa disewa dengan harga Rp 20.000,- per jam. Peraturan di sini, katanya memang tidak boleh bawa sepeda sendiri dari luar.

Kolam renang berada di teras samping restoran dengan tiket masuk dewasa Rp 25.000,- dan anak-anak Rp 20.000,- untuk week-end sedangkan hari biasa harganya Rp 5.000,- lebih murah.

Sebelum atau sesudah beraktifitas, bisa berkuliner di restoran yang menu makanan utamanya masakan Italia, yaitu aneka pizza dan pasta. Menu masakan Indonesia yang tersedia hanya sop buntut dan nasi goreng.

Mini market dan sarana ibadah, masjid dan gereja, tersedia di depan restoran. Sayangnya kondisi masjid cukup kotor, mungkin karena dinding yang terbuka dan hanya dibersihkan jika ada upacara pemakaman, yaitu untuk melakukan sholat jenazah.

La Collina Restaurant
La Collina Restaurant
Sepeda sewaan Rp 20.000 per jam
Petunjuk arah trek sepeda
Trek sepedaan sekaligus trek buat jogging
Trek yang melintasi pinggir danau
Apakah treknya mengelilingi seluruh danau?
Kolam renang
Mana nih kok gak ada teman berenang?
Pizza Rp 66.000,-
Nasi goreng Rp 28.000,-
Masjid
Gereja






Friday, February 24, 2012

Riung Pasundan

Setelah 5 tahun lebih tinggal di Cikarang dan sudah puluhan kali melewati rumah makan ini, akhirnya baru minggu lalu kesampaian makan di Riung Pasundan. Rumah makan dengan model saung-saung ini terletak di jalan Simpangan-Bugel Salam, Cikarang Timur, koordinat lokasi S6.31010 E107.18414. Info lainnya bisa dilihat di web Riung Pasundan.

Kita berempat memesan nasi liwet, gurame goreng kipas, gurame bakar spesial, bebek goreng, tumis genjer terasi dan tentu saja sambal terasi plus pete. Secara keseluruhan rasanya di atas rata-rata terutama gurame, genjer dan sambal terasinya. Khusus untuk nasi liwet sepertinya tidak akan kita pesan lagi jika berkunjung lagi, rasanya biasa saja, tidak sebanding dengan lamanya nunggu nasi matang, mungkin lain kali cukup nasi putih atau nasi timbel saja.

Saung
Saung
Gurame Goreng Kipas
Gurame Bakar Spesial
Bebek Goreng Kremes

Tumis Genjer Terasi
Nasi Liwet
Sambal Terasi
Sambal Kecap
Pete Rebus
Selamat menikmati :)

(diditsk.blogspot.com)

Wednesday, January 11, 2012

Lesehan Rawa Sadang

Pertama kali menemukan warung ini pas gowes sendirian ke Situ Rawa Sadang bulan November lalu, lokasinya di S6.38170 E107.09928, persis di tepi selatan danau yang tidak jauh dari jalan raya Cikarang-Cibarusah. Sayang saat itu sampai ke lokasi masih kepagian, jadi warungnya masih tutup. Katanya sih buka sekitar jam 9 lewat, menunya ikan bakar dan goreng.
Warung lesehan
Hari Minggu bertepatan dengan tahun baru 2012, bersama keluarga kembali ke warung tersebut untuk makan siang. Datang ke lokasi jam 1.30 ternyata semua saung terisi penuh, sehingga harus menunggu sebentar untuk dapat tempat.
Semua tempat terisi penuh
Sembari menunggu dapat tempat, kita bisa pesan dulu ikan apa saja yang dipilih dan mau digoreng atau dibakar. Harga per kilogram untuk ikan gurame 60 ribu, ikan mas 50 ribu, ikan mujair atau ikan patin 40 ribu. Ikannya masih segar karena diambil langsung dari karamba di danau.
Mengambil ikan di karamba

Akhirnya dapat tempat juga
Suasana di saung cukup nyaman dan teduh, sembari menunggu ikan diolah kita bisa memandangi danau diiringi angin sepoi-sepoi sehingga bisa terkantuk-kantuk. Akhirnya mateng juga...
Ikan beserta sambal terasi dan kecap
Lebih sedap ditemani pete
Ikan gurame dan ikan mas ukurannya sekitar 0,5 kg. Ikan mas yang terlalu besar memang kadang malah kurang enak, jadi lebih baik pilih ikan gurame sekalian, lebih gurih dan tidak banyak duri. Ikan mujair dan patin belum dicoba, mungkin di kunjungan berikutnya.

Foto-foto lain bisa dilihat di Picasa atau Google+

(diditsk.blogspot.com)

Tuesday, November 15, 2011

Gowes ke situ Cipule mendukung tim dayung di Sea Games 2011

Hari Minggu, 13 November 2011, seperti yang sudah direncanakan sebulan sebelumnya para goweser CBC melakukan gowes jarak jauh untuk mendukung tim dayung Indonesia berlaga di Sea Games 2011 yang berlangsung di Situ Cipule, Karawang.

Dengan rencana berangkat bersama jam 5.10wib, maka habis sholat Subuh saya langsung siap-siap berangkat ke lokasi titik kumpul di Alfa Midi, Cikarang Baru. Akhirnya terkumpul 12 member CBC termasuk pak Ambar dan pak Ipung yang baru pertama kali gowes bareng CBC. Setelah berdoa dan foto bersama perjalananpun dimulai.

Di tengah perjalanan diselingi beberapa kali istirahat termasuk sarapan nasi uduk, gorengan & pisang di daerah Teluk Jambe Timur dan foto-foto di depan Perum Peruri. Sekitar jam 8.00 kita sudah sampai di Situ Cipule, sementara pertandingan sendiri baru mulai jam 9.30, jadi waktu 1,5 jam kita manfaatkan untuk foto-foto dan mencari lokasi yang pas untuk nonton, yaitu di seberang danau, sehingga kita harus sedikit berputar. Untungnya dengan bersepeda kita cukup leluasa bergerak di seputar arena, kecuali depan panggung penyerahan medali.

Dari 7 nomor pertandingan hari itu, yang semuanya nomor jarak pendek 200m, kita hanya menyaksikan dan mendukung tim Indonesia di 3 nomor pertandingan. Karena sudah siang dan perut keroncongan maka perjalanan dilanjut ke warung pepes Bapak Emin di sekitar bendungan Walahar, dengan gowes melalui jalur offroad di pinggir situ Cipule dan dilanjut jalur aspal yang cukup mulus.

Trek gowes hari itu bisa dilihat di Endomondo dimana total perjalanan pergi pulang sekitar 83km.



Terima kasih untuk foto-foto hasil jepretan pak YP, pak FA, pak RH yang bisa dilihat di sini,



Kedatangan CBC mendukung tim dayung di arena Sea Games ini juga sempat terekam kamera wartawan SCTV dan disiarkan di acara Liputan 6.

(diditsk.blogspot.com)

Thursday, May 26, 2011

Dapur Coet

Minggu lalu di kawasan Cikarang Baru telah dibuka rumah makan baru bernama Dapur Coet. Berlokasi di jalan Tarum Barat 2, bangunan rumah makan berbahan bambu  tersebut benar-benar tampil beda dengan deretan ruko di sekitarnya.Tempat makannya ada 2 pilihan, makan di meja standard dengan duduk di kursi atau meja pendek dengan duduk lesehan.

Bila kita sudah duduk, menu makanan yang ada langsung dihidangkan di atas meja, yaitu ayam goreng kampung, peyek udang, tahu tempe, perkedel jadoel, sate jengkol, lalapan dan sambel dadakan di dalam coet (cobek) dan sebakul nasi. Untuk menu sayur asam, karedok dan pecak kangkung hanya dihidangkan jika ada permintaan, demikian juga untuk minuman selain teh tawar. Harga makanan tergolong murah dan unik, karena serba Rp 5.000,- kecuali ayam goreng Rp 10.000,- dan perkedel jadoel hanya Rp 1.500,-.

Soal rasa, sambel trasi dadakan patut dikedepankan, pedasnya nendang banget. Peyek udang dan perkedel jadoel yang masih hangat juga menggugah selera. Sayang pada kedatangan pertama kami, ayam goreng bertabur serundeng sudah dalam kondisi dingin, jadi kurang nikmat makannya. Karedok yang tidak sempat difoto, karena datangnya saat sudah asyik makan dan kedua tangan belepotan, menambah nikmatnya makan siang kami. Sate jengkol, sayur asem dan pecak kangkungnya belum sempat dicoba. Es kelapa gula merah terlalu manis, anak sayapun jadi kurang suka, lain kali harus bilang gulanya sedikit saja.

Rumah makan Dapur Coet

Pintu masuk

Tempat makan bermeja-kursi

Tempat makan lesehan

Kasir & pelayannya

Menu makanan, mayoritas 5000-an

Menu minuman

Menu yang langsung dihidangkan

Sambel coet, sambel trasi dadakan
Ayam goreng kampung

Tahu tempe

Peyek udang

Sate jengkol

Perkedel jadoel




RM Dapur Coet
Jl Tarum Barat 2 / Blok C3 no 53
Cikarang Baru, Bekasi
Telp. 021-40977574
Koordinat S6.31549 E107.16237

(diditsk.blogspot.com)

Monday, October 19, 2009

Bebek Sinjay, Bangkalan, Madura




Bebek Sinjay, adalah bebek goreng genre Madura. Sejak masuk liputan Kompas dan dioperasikannya jembatan Suramadu, rupanya rumah makan ini semakin ramai.

Rumah makan sederhana rupanya belum dikelola secara profesional, sehingga pelanggan bergerombol di depan tempat pesan makan di tempat maupun dibawa pulang, tanpa antrian jelas. Setelah berhasil pesan makanan, kita dapat selembar nota, terus dari tempat duduk kita berikan nota tersebut ke pelayan, baru pesanan kita akan diantar.

Seporsi nasi bebek harganya Rp 9000,- terdiri dari nasi dengan porsi cukup besar dibandingkan dengan potongan bebek goreng yang kecil. Namun dengan kondisi nasi yang hangat, bebek yang empuk dan sambal mangga yang asam pedas, ternyata nasi ludes juga masuk perut.

Tuesday, January 6, 2009

Bebek Goreng Pak Slamet, Bekasi




Senang rasanya melalui milis Jalansutra dapat informasi bebek goreng pak Slamet buka cabang di Bekasi, dimana yang asli Solo sudah jadi langganan kalau pas liburan ke sana. Langsung deh dicatat alamat lokasinya, biar setiap saat siap menyerbu lokasi. Kesempatan pertama gagal, sampai lokasi sekitar jam 4 sore ternyata sudah habis.

Baru pas libur Natal kemarin, sembari mau silaturahmi ke rumah saudara, mampir dulu untuk dibungkus. Sampai lokasi jam 11 siang, masih sepi, ternyata kebanyakan juga dibungkus untuk dibawa pulang, sebagian sudah pesan per telepon, jadi pas datang tinggal di ambil.

Kami pesan 2 ekor bebek plus 2 porsi ceker. Bedanya dengan di Solo, di sana bisa dapat 1 ekor bebek yang masih utuh, kalau di sini sepertinya sudah dipotongin semua, kalau pesan 1 ekor ya diambilin 2 paha, 2 dada, kepala dan ati ampela, jadi paha/dadanya bisa beda ukuran atau sama-sama dapat yang kiri...hehehe. Yang beda juga, udah pasti harganya, di sini Rp 65.000,- per ekor (di Solo gak sampai Rp 50.000,-).

Sempat melihat yang sudah digoreng dan siap dimasukkan box ternyata kurang kering, langsung kasih komando "mas, buat saya yang kering ya", soalnya kalau gak kering, gak tega makan kulitnya...hehe.

Sampai di rumah saudara, pas jam makan siang, langsung lah kita serbu ramai-ramai. Memang semua sama dengan aslinya di Solo, bebeknya empuk, gurih dan tentu saja ada asin-asinnya. Cekernya langsung lumer di mulut, lepas sendiri tulang-tulangnya, untuk cekernya ini belum nemu tandingan di tempat lain. Lalapan daun pepaya rebus, langsung ludes duluan. Untuk sambal korek, sepertinya kok lebih pedes dari aslinya (Solo) ya, telapak tangan saya sampai terasa panas karena kepedasan.

Tahun 2005 yang lalu, sempat ngobrol dengan pak Slamet di Solo "pak, gak buka cabang di Jakarta?", pak Slamet menjawab "nanti sampeyan gak mau ke sini lagi". Sekarang akhirnya ada cabang di Jakarta & Bekasi, tapi kalau ke Solo kok saya akan tetap mampir ke tempat pak Slamet yang asli. Mungkin kangen sama pak Slametnya ya...hehehe

Daftar harga per 25 Desember 2008: Bebek 1 ekor 65.000, Bebek 1/2 ekor 40.000, Dada 14.500, Paha 14.000, Rempelo Ati 6.000, Kepala 6.000, Cakar 5.000,- per porsi (isi 10 pcs). Ada juga harga paket dengan nasi plus aneka minuman.

Foto-toto lain bebek goreng pak Slamet asli dari Solo ada di sini

Bebek Goreng H. Slamet
Jl. Mayor M Hasibuan 11
Poncol, Bekasi
Telp. 021-8802598

Wednesday, November 19, 2008

RM Alamsari, Kota Deltamas, Cikarang Pusat




Sebagai warga Kota Deltamas, tentu saja kami senang dengan dibukanya RM Alamsari ini pertengahan Oktober 2008 lalu, karena ada pilihan lain tempat makan enak yang masih sangat terbatas di sekitar Kota Deltamas.

Minggu siang, 26 Oktober, di area parkir yang panas dan masih gersang, penuh sesak dengan mobil yang parkir, ternyata ada klub Timor-er yang lagi mengadakan family gathering. Ditambah masih suasana promosi, discount 15%, semua saung penuh terisi saat kami sampai. Rupanya semua pengunjung lebih suka lesehan di saung daripada makan di meja di bangunan utama. Setelah menunggu 10 menit baru dapat saung yang kosong.

Ternyata kami dapat saung yang cukup favorit, karena bagian pinggir saung dibuat sedemikian rupa sehingga bisa buat duduk atau tiduran. Terbukti sebelum kami selesai, sudah ada yang ngantri di saung kami, padahal ada beberapa saung lain yang sudah kosong. Angin yang bertiup juga membuat suasana di dalam saung tidak panas, padahal secara umum daerah di Kota Deltamas tuh panas banget.

Setelah teh tawar hangat datang, ternyata makanan yang dipesan juga datang cukup cepat. Nasi goreng Hongkong pesanan Irfan cukup menarik, dicampur dengan beberapa jenis sayuran yang dipotong kecil-kecil, selain aksesoris standar telor, ayam dan baso, rasanya pun cukup enak, yang jelas Irfan suka banget, sepiring penuhpun habis sendiri.

Gurame goreng jaipong ternyata gurame yang sudah dibelah dan digoreng kering sampai melengkung, seperti gaya penari jaipong, cukup renyah dan gurih, Hasna suka yang begini. Bebek goreng cukup empuk, tapi dari sisi rasa masih biasa-biasa saja, sama-sama di Kota Deltamas lebih baik ke Bebek Raosaji. Apalagi sambalnya kurang mendukung, gurame dapat sambal kecap, bebek dapat sambal trasi & kecap, plus nambah pesan sambal geledek, semuanya biasa saja, tidak ada yang istimewa.

Yang cukup istimewa justru sayurannya, tumis genjer dan karedok, semuanya segar dan enak, pas di lidah, apalagi sudah puluhan tahun gak makan tumis genjer. Satu lagi nasi tutug oncom, bagi saya biasa saja, mungkin memang saya gak tahu yang enak yang kayak apa, secara saya belum bisa suka sama oncom.

Masih banyak menu lain yang layak dicoba, lain kali pasti kembali. Sepertinya perlu coba di malam hari dengan cahaya lampu dan obor yang temaram itu.

RM Alam Sari
Kota Deltamas
Jl. Tol Jakarta-Cikampek KM 37
Cikarang Pusat
Telp 021-32432277, 32432278

RM Prima (Spesial Kepiting), Comal




Sebenarnya ini kunjungan ketiga ke RM ini, tapi baru sempat foto-foto pas balik dari mudik lebaran yang lalu. RM ini terletak tidak jauh dari jalan raya Comal, 300m dari traffic light Blandong ke arah selatan (ada di kiri jalan). Di area yang sama ada pondok lesehan dan pemancingan Keboen Bamboe yang sepertinya satu group dengan RM Prima.

Tempat makan di Prima terbagi 2, di bagian depan dekat pintu masuk dan di bagian dalam yang lebih luas. Nah di bagian dalam banyak terpampang foto-foto orang terkenal (terutama artis) beserta komentar dan tanda-tangannya, terlihat ada juga foto pak Bondan. Di samping luar tempat makan ada arena bermain, sedangkan di bagian belakang ada counter yang berjualan batik. Jadi sembari nunggu pesanan datang, anak-anak bisa bermain dan ibu-ibu belanja batik.

Kali ini kita pesan kepiting prima dan kepiting saos padang, sayurnya ca kangkung udang tauco. Kepiting saos padangnya agak aneh, kok gak seperti saos padang di tempat lain, yang ini ada telornya segala, jangan-jangan salah ya. Kalau kepiting prima-nya memang favorit kami, selain kepiting kremes, jadi kekecewaan dengan kepiting saos padang langsung terbayar oleh kepiting prima itu. Ca kangkung udang tauco, juga kurang segar, kangkungnya terlalu layu. Mungkin kalau kesini emang cocoknya makan kepiting saja, ya kepiting prima.

Untuk mempercepat, sebelum sampai lokasi sebenarnya bisa pesan dulu lewat telpon, jadi pas sampai lokasi tinggal nunggu dihidangkan di atas meja. Bisa juga pesan untuk dibawa pulang, nanti pas sampai tinggal diambil dan bisa langsung ngelanjutin perjalanan.

RM Prima (Spesial Kepiting)
Jl A. Yani 31-33A
Comal
Telp. 0285-79111100
Fax. 0285-577272
Hp. 0816-4885694, 0888-6623455

Sate Blora




Dalam perjalanan balik dari Surabaya lewat Blora, kami mampir di komplek pondok sate Mustika, yang berlokasi di dekat alun-alun Blora di kiri jalan yang menuju ke arah Purwodadi. Di komplek ini banyak penjual sate ayam, sate kambing, tahu lontong, dll. Kebetulan kami masuk ke warung sate ayam "Pak Sungep", namun kami juga pesan sate kambing dan tahu telor dari warung yang ada di sebelahnya.

Waktu kami pesan "sate ayam 20 tusuk pak", bapak penjualnya bilang "nanti dihitung saja yang dimakan pak" dan kemudian di depan kami langsung dihidangkan sekitar 40-50 tusuk sate ayam. Dalam hati sempat bertanya-tanya, kalau yang gak dimakan nantinya disajikan lagi ke pembeli lain kan dibakar lagi biar hangat, begitu seterusnya, apa gak lama-lama gosong ya...? Ternyata siang itu kami habis lebih dari 20 tusuk....

Sate ayam sih enak dan hampir tidak ada lemaknya, tahu telornya pun cukup enak. Kapan-kapan kalau kita lewat sini pasti kita coba lagi. Untuk sate kambingnya sih biasa-biasa saja dan selalu ada lemaknya di setiap tusukannya.

Wednesday, August 20, 2008

Warung SS (Spesial Sambal), Bandung




Warung yang satu ini memang yang spesial sambalnya, semua bisa dipesan dengan tingkat kepedasan yang berbeda, tergantung selera dan nyali si pembeli. Kami pilih kepedasan sedang saja, sambal trasi segar (1.500) sudah nendang banget pedasnya, demikian juga sambal belut (4.000) yang belutnya dikit banget jadi makin terasa pedasnya. Penasaran, kami bungkus bawa pulang sambal teri (2.000) dan sambal udang (6.000), pas banget dimakan dengan nasi hangat.

Kalau makanan (lauk) yang disediakan sih sebenarnya biasa saja, baronang bakar (10.000) & ayam bakar (10.000) rasa standar, udang goreng tempura (10.000) & cumi goreng crispy (11.000) malah kurang rekomendasi, soalnya gak krispi sama sekali.

Jadi kalau makan disini yang harus dinikmati memang sambalnya, toh apapun lauknya kalau sambalnya mantabs dengan nasi hangat, jadi enak juga lho.

Pesanan tambahan: lalapan (2.000), nasi putih (3.000), es jeruk (6.000), Juice alpukat (7.000), lemon tea (6.000).

Harga sesuai bon saat kami makan di sana (18 Agustus 2008)

Waroeng SS
Jl. Ir H Djuanda 151
Bandung
Telp. 022-70831500

Filateli Cafe, Bandung




Cafe ini berada di dalam FO Stamp di gedung Pos Indonesia, di jl Riau juga. Mungkin karena berada di komplek pos itulah dipakai kata Filateli sebagai nama cafe tersebut. Di sebagian dinding juga dipenuhi dengan koleksi prangko dan sejenisnya.

Sebenarnya gak niat makan di sini, hanya kebetulan pas pingin lihat-lihat isi FO yang belum pernah kita kunjungi ini anak-anak kelaperan. Kebetulan juga pas melintas cafe ini melihat ada menu bebeknya, dimana anak-anak hobby banget makan bebek goreng, ya udah dicoba.

Paket bebek goreng seharga Rp 25.000,- sudah termasuk nasi, bebek, sambal lalapan, lemon tea dan es krim. Ternyata tidak terlalu mengecewakan, bebek cukup empuk dan gurih, meski masih jauh dibanding bebek goreng Solo atau Surabaya. Sayang sambalnya kurang pas buat teman makan bebek goreng.

Filateli Cafe
Jl. Riau (dalam FO Stamp)
Bandung